Yahoo News: Top Stories

Beda Alat, Satu Kerabat

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober ternyata bisa selaras dengan kehidupan manusia dalam menikmati kecanggihan teknologi informasi. Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya menjadi slogan yang menyatukan kita, tapi juga bisa membentuk komunitas pencinta peranti gadget di jagat maya. Semangat itu juga mendasari berkembangnya komunitas ID iPhone.

 Berawal dari mailing list (milis) yang dibuat pada 10 Januari 2007, dua orang berbeda profesi, Dirgayuza Setiawan dan Charlie Salim, membentuk sebuah komunitas yang menjadi media komunikasi pencinta ponsel multimedia iPhone. Seiring dengan perubahan waktu, komunitas ini akhirnya merangkul pula para pengguna iPad maupun iPod Touch yang pada dasarnya dikembangkan berdasarkan sistem operasi buatan Apple khusus untuk perangkat mobile, yakni iOS. Jadi biarpun berbeda-beda alat, pada dasarnya peranti-peranti ini tetap satu kerabat.

Kekerabatan itu juga diperlihatkan oleh anggota milis, yang notabene tidak semuanya sangat melek dunia teknologi informasi. Pun tak semua anggotanya merupakan Apple freak atau penggemar fanatik produk-produk keluaran Apple. Pengelola atau moderator milis ini pun tidak memiliki latar pendidikan teknologi informasi. Ada moderator yang hobi menulis dan masih kuliah di Melbourne, Australia. Ada moderator yang berprofesi sebagai pebisnis, ada yang dokter, ada pula musisi.

"Awalnya, komunitas ini hanya sebatas untuk pengguna iPhone. Kami sama-sama belajar menggali pengetahuan soal teknologi iPhone. Namun, kemudian muncul iPod Touch dan iPad yang sama-sama memakai iOS, jadi kita bisa saling bantu," kata Binu Octa, salah satu moderator milis.

"Perangkat yang menggunakan iOS ini disebut iDevice. Maka komunitas ini pun juga mengusung slogan iDevice Unite," tambah Binu yang berprofesi sebagai arsitek.

Begitulah, berkat persamaan sistem operasi dari perangkat multimedia yang digunakan, plus kesamaan niat untuk mengulik peranti-peranti digital itu, para anggota ID iPhone ini kemudian saling bertukar ide, pengetahuan, saran, dan tak jarang pula kritik dan sindiran.

Mereka semua berada dalam satu kapling di jalur maya, dengan alamat id-iphone@yahoogroups.com. "Ini one of the best milis yang ada karena moderatornya sangat tegas dalam mengatur posting yang ada," kata Peter, seorang anggota berusia 55 tahun dan masih antusias mengakrabi kepintaran iPhone.

Dalam milis ini, moderator memberi batasan tegas bagi para anggotanya. Karena dibentuk berdasarkan semangat untuk berbagi pengetahuan soal iPhone dan kawan-kawannya tadi, milis id-iphone tersebut sebagian besar membahas soal hal-hal teknis perangkat multimedia tersebut.

Chippy Ahwil, seorang dokter yang juga menjadi moderator milis, menyebutkan, 28 persen pembahasan di milis ini berkaitan dengan informasi mengenai aplikasi-aplikasi gadget. Topik lain yang sering dibahas adalah pemecahan masalah (troubleshoot) penggunaan gadget, yakni sebesar 24 persen.

Posting lain yang sering berseliweran di milis ini adalah jailbreaking, yakni cara agar pengguna gadget tersebut bisa menguasai akses penuh terhadap teknologi-teknologi dalam gadget Apple tersebut. "Posting jual-beli hanya diperbolehkan pada hari Sabtu dan Minggu. Kan enggak lucu kalau pas ramai-ramainya posting soal teknis, tiba-tiba ada yang nawarin jualan," tegas Binu.

Berkat prinsip-prinsip itu, milis tersebut kini bisa bertahan baik hingga menggaet anggota 2.700 orang. Sabtu (2/10/2010) siang, mereka menggelar pertemuan alias kopi darat (kopdar) yang ketujuh kalinya di salah satu cafe di Jakarta Pusat. "Setiap minggu kami juga ada mini gathering. Di situ kami sering berbagi pengalaman soal iPhone," kata Binu.

Asal tahu saja, sebagian besar anggota milis ini tergolong masih muda. Sebanyak 68 persen di antaranya berusia antara 21 dan 30 tahun. Ada pula yang berusia 15 tahun, Sean namanya, tapi sudah bisa mengoprek iPad miliknya sendiri. Mereka umumnya lebih suka memakai alat-alat canggih itu untuk berkomunikasi via e-mail/chat, internet browsing, bermain game, dan juga membaca, terutama pada iPad.

Sumber : kompas tekno

0 komentar:

Posting Komentar

Follow by Email

Wibiya

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pengikut

Official Web Submission Tracker


Official Web Submission

Video Time- Time to watch, share or make videos
We offer a way of expressing yourself. You can make a mini clip or an instructional flick then upload it to our website. You can share with your friends, classmates, employees, etc.
Forex Signals
forex signals
donnysulistyo's Profile on Ping.sg  Technology Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com Internet Blogs - BlogCatalog Blog Directory t4belajarblogger.blogspot.com My Zimbio TopOfBlogs SmitDev Community Make Money Blogging Blogger Indonesia Go Blog Tips for New Bloggers Information technology (IT) Get subscribers